Masyarakat baduy-Rawayan tinggal dikawasan cagar Budaya PegununganKendeng seluas 5.101,85 Ha di Daerah Kanekes.

Daerah ini dikenal sebagai wilayah tanah titipan dari nenek moyang yang harus di pelihara, di jaga baik-baik dan tidak boleh dirusak dan tidak boleh diakui sebagai hak milik pribadi. Masyarakat Baduy merupakan suku asli Banten yang masih menjaga tradisi anti modernisasi. Setiap bulan April sampai Mei daerah Baduy tertutup bagi orang luar yang hendak berkunjung, karena saat itu sedang dilaksanakan Upacara Adat Kawalu, semacam perayaan hari raya besar keagamaan bagi masyarakat. Menuju lokasi dapat melalui jalan Kabupaten Lebak sampai Leuidamar, dilanjutkan dengan melalui jalan setapak sejauh 10 Km dari Kampung Ciboleger, Desa Cibungur dengan kondisi jalan berbukit dan curam


